TfClTSA0GfroTUC5GUd9TUC8BA==

600 PERSONEL Polres Indramayu Siaga Ops Ketupat Lodaya

 

Apel gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2025 di Polres Indramayu, Jumat (19/12/2025)/Foto Ist

PRO KOTA MANGGA - Kepolisian Resor (Polres) Indramayu memastikan kesiapan penuh dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 guna mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Operasi Lilin Lodaya 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Sebanyak sekitar 600 personel Polri dikerahkan secara langsung dalam Operasi Lilin Lodaya 2025 di wilayah hukum Polres Indramayu

Fokus pengamanan pada sejumlah aspek strategis, di antaranya tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, jalur transportasi, serta lokasi keramaian lainnya.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan, dalam operasi tersebut, Polres Indramayu telah menyiapkan 15 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, serta 1 pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis.

“Seluruh pos tersebut disiapkan untuk memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Kapolres saat gelar apel Pasukan di Mako Polres Indramayu, Jumat sore (19/12/2025).

Pengamanan juga diperkuat dengan dukungan dari instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah beserta jajarannya, hingga organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat lainnya dengan total kekuatan mencapai sekitar 785 personel.

“Kami mengedepankan sinergi lintas sektor agar pengamanan berjalan maksimal dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ujarnya.

Terkait pengaturan lalu lintas, Polres Indramayu telah mengantisipasi cara bertindak (CB) dengan membagi pola pengamanan jalur. 

Pengamanan dilakukan mulai dari jalur tol, jalur arteri, hingga wilayah perkotaan dan pedalaman.

Untuk titik-titik rawan. pihaknya saat ini masih melakukan mitigasi potensi gangguan kamtibmas, sembari tetap mengantisipasi mobilisasi arus mudik dan arus balik masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Kita tidak hanya fokus pada kerawanan kamtibmas, tetapi juga memperhatikan mobilitas masyarakat yang meningkat. Karena itu, pengamanan jalur pantura maupun jalur pedalaman turut menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada puncak arus libur dan arus balik, agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar. (rls)

Komentar0

Simak artikel pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih kanal favoritmu! Akses berita Proinbar.com lewat:

Advertisement


Type above and press Enter to search.

close
close