![]() |
| ist |
PRO KOTA MANGGA, INDRAMAYU – Di balik renyahnya kerupuk yang akrab di meja makan, tersimpan proses produksi dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Hal ini terlihat saat Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi Pabrik Kerupuk Padi Kapas di Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Sabtu (10/10/2026).
Bupati Lucky Hakim meninjau langsung proses produksi, mulai dari pengolahan, pembuatan adonan, dan penyimpanan bahan baku hingga pencetakan, penjemuran, pengovenan, serta pengirisan kerupuk sebelum dipasarkan.
Setiap tahapan ada ketelitian untuk menjaga kualitas produk. Proses tersebut sekaligus menunjukkan kerja keras pelaku usaha dalam mempertahankan produksi dan mengembangkan industri pangan lokal.
Menurut Bupati Lucky Hakim, usaha kerupuk seperti Padi Kapas memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi daerah. Selain dekat dengan keseharian masyarakat, usaha ini turut menghubungkan kegiatan penyediaan bahan baku, pengolahan, hingga pemasaran.
“Potensi usaha lokal seperti ini perlu terus dikembangkan. Kualitas produk harus dijaga, proses produksi perlu diperhatikan, dan inovasi perlu terus dilakukan agar kerupuk Indramayu mampu bersaing serta menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Di tengah persaingan pasar, konsistensi kualitas produk, kebersihan proses produksi, dan pengelolaan bahan baku menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan konsumen.
Upaya tersebut perlu didukung sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat melalui inovasi produk, promosi, serta perluasan akses pasar agar industri kerupuk lokal semakin berdaya saing dan mampu berkembang.
Kunjungan ini menunjukkan besarnya potensi industri pangan lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pengembangan usaha dan perluasan pasar, kerupuk Padi Kapas dikenal, mampu bersaing, dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Indramayu.(rls)
