![]() |
| PT Java Seafood peduli korban banjir rob Eretan/Foto Ist |
PROINBAR.COM, KANDANGHAUR – PT Java Seafood menunjukkan kepedulian sosialnya dengan
memberikan bantuan kepada warga korban terdampak bencana rob di wilayah pesisir Eretan, Kecamatan Kandanghaur.
Bantuan logistik berupa ratusa
paket bahan makanan diserahkan kepada masyarakat di Desa Eretan Wetan dan
Eretan Kulon pada Senin (10/2/2025).
Plant Manager PT Java Seafood, Mr Ju Boem Kim dan Windi
Novindar bersama serikat buruh turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga
terdampak.
Humas PT Java Seafood, H Wawan Suhendar mengatakan, pemberian bantuan
tersebut merupakan bentuk solidaritas perusahaan terhadap masyarakat yang
tengah mengalami musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir rob. Sekaligus menunjukkan bahwa kami hadir bersama mereka di saat-saat sulit,” ujarnya, Jumat (14/2/2025).

Foto Ist
Wawan berharap, paket
bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang
mengalami kesulitan akibat bencana banjir pasang air laut yang melanda wilayah pesisir Eretan.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu saudara kita yang terkena
musibah. Saya berharap keadaan bisa segera pulih seperti semula,” harapnya.
Sementara itu, warga di Desa Eretan Wetan dan
Eretan Kulon mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah
diberikan oleh PT Java Seafood untuk masyarakat yang
terdampak banjir rob.
Apalagi, ini merupakan bentuk kepedulian
PT Java Seafood yang kesekian kalinya.
PT Java Seafood selalu eksis selama lebih dari 1 dekade menebar kepedulian
kepada masyarakat setempat.
“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian PT Java Seafood. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta dapat
meringankan beban dari para korban banjir rob Eretan,” ujar salah seorang warga.
“Kepedulian
dan kebermanfaatan PT Java
Seafood telah kami rasakan tidak hanya saat ini. Tetapi sudah sejak dulu membantu
masyarakat di berbagai kegiatan," tandasnya. (JPI/rls)

Komentar0