![]() |
| Ist |
PRO NASIONAL, JAKARTA - PT
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kembali mencetak prestasi gemilang.
Melalui program pemberdayaan
Berdaya, Berkolaborasi Inklusif, Inovasi dan Karya (BERBISIK) mengantarkan Kilang Balongan meraih Penghargaan Public
Disclosure Program for Environmental Compliance (PROPER)/Program Penilaian
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan kategori
EMAS tahun 2025.
Ini merupakan capaian yang
ke-8 kalinya sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam ajang PROPER dari
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan ini makin menambah
panjang rekam jejak positif berkelanjutan Kilang Balongan yang sebelumnya telah
berhasil meraih Proper Emas ke-7 di tahun 2024.
Penghargaan atas dedikasi
Kilang Balongan dalam menjaga operasional kilang dengan prinsip ramah
lingkungan dan juga fokus dalam program Tanggung Jawab Sosial ini, diterima
langsung Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Didik Bahagia,
dalam ajang Anugerah Lingkungan Hidup Proper di Gedung Sasono Langen Budoyo
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (7/4/2026).
"Penghargaan ini
membuktikan Kilang Balongan bersungguh-sungguh menjalankan regulasi dari
pemerintah dalam pengelolaan lingkungan, apresiasi dan bangga untuk Kilang
Balongan" terang Didik.
Sementara itu, General
Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, mendampingi Direktur Operasi
Kilang menyampaikan bahwa Program BERBISIK yang berhasil memboyong Proper Emas
bagi Kilang Balongan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik di
lingkungan Pemerintah Daerah Kab.
Indramayu, Pemerintah Desa, Instansi maupun kelompok.
Hal ini dikuatkan
dengan dukungan masyarakat yang berhasil diraih oleh Kilang Balongan,
dibuktikan dengan raihan nilai konversi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
mencapai 3,66 (sangat baik) terhadap Program BERBISIK.
"Raihan Proper
Emas ke-8 ini menjadi penyemangat bagi Perusahaan dan Pekerja Kilang Balongan
untuk terus memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat rentan di
Indramayu," jelas
Yulianto.
Sebagaimana diketahui, program
BERBISIK merupakan inisiatif dari PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan untuk
mengatasi permasalahan ekonomi, lingkungan dan sosial khususnya di Desa
Balongan, Kelurahan Lemahmekar, dan Kelurahan Karangmalang di Indramayu.
Program ini hadir
karena tingginya permasalahan di bidang ekonomi, sosial dan lingkungan, yang
berdampak langsung pada munculnya timbulan sampah serta keterbatasan akses
pendidikan dan pekerjaan bagi Difabel Tuna Rungu di Indramayu.
Oleh karena itu,
Program BERBISIK dirancang sebagai upaya yang tidak hanya memperbaiki
pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong terciptanya masyarakat yang lebih
inklusif.
Dalam implementasinya,
dari aspek sosial, Program BERBISIK berhasil memberdayakan kelompok rentan yang
terdiri dari 155 penyandang difabel, 11 orang dalam kategori Rumah Tangga
Miskin, 32 orang perempuan rawan sosial dan ekonomi, 1 orang lansia, 2 orang
anak-anak, dan 55 warga binaan Lapas Kelas IIB Indramayu dan berhasil
memberikan dampak positif kepada lebih dari 10.000 orang penerima manfaat tidak
langsung di Indramayu.
Dari aspek lingkungan,
program ini berhasil mengelola sampah organik sebesar 1,8 ton/tahun dan
berdampak pada pengurangan Emisi Karbon dari pengolahan Sampah Plastik &
Organik 223.228,8 KG CO2 Eq/tahun.
Dampaknya pun
dirasakan oleh masyarakat di Desa Balongan dimana program ini berkontribusi
dalam mengurangi beban pengolahan sampah organik Desa Balongan.
Selain itu, inovasi
pengelolaan minyak jelantah dari Program BERBISIK telah menyentuh 240 L/tahun,
dan juga pengelolaan sampah plastik dan limbah kopi yang ini telah membantu
mengurangi beban pengolahan sampah di Kelurahan Lemahmekar.
Dari aspek ekonomi,
program ini telah menghasilkan omzet penjualan PERISALTIK (Produk Olahan Hasil
Solidifikasi Sampah Plastik) mencapai Rp 274.149.746,-/tahun, Kopi Teman
Istimewa & workshop kreatif mencapai Rp 222.858.662,-/tahun serta
pendapatan baru Kelompok Marginal Warga Binaan Pemasyarakatan mencapai Rp
74.323.380,-/tahun.
Kesemuanya dikelola
dan dimanfaatkan untuk mendorong perekonomian mitra binaan Program BERBISIK
Kilang Balongan. (rls)
