![]() |
| Kepala SMPN 2 Patrol, Hj Nur Aisah SPd, MPdI |
PRO INDRAMAYU BARAT – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar) ini punya segudang prestasi.
Berkat dedikasi dan konsistensinya memajukan gerakan literasi di Bumi Wiralodra.
Dia adalah Hj Nur Aisah SPd MpdI, Kepala SMPN 2 Patrol.
Ummi Nur, sapaan akrabnya kembali diganjar penghargaan dari Yayasan Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB).
Untuk yang kelima kalinya!
Menjadi prestasi membanggakan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu.
Ummi Nur diundang dalam Prosesi Purna Parasamya Aksara Nugraha Indonesia 2025, belum lama ini.
Sebuah acara pemberian apresiasi bagi para pengajar dan penulis yang telah melahirkan karya tulis dan menggerakkan kegiatan literasi di lingkungan sekitar.
Tak sekedar diundang. Dalam acara bertempat di Hotel Travello Bandung tersebut, Ummi Nur berkesempatan bertemu dan menggali ilmu dengan para penulis terkenal, praktisi pendidikan dan sastrawan tingkat nasional.
Menurutnya, bertemu dengan para penulis hebat nusantara adalah suatu kehormatan yang luar biasa.
“Bangga dan sangat bersyukur sekali. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk keluarga, para pengajar, penulis, Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ucapnya, Jumat (7/11/2025).
Bangga, karena penghargaan ini bukan kali pertama dia dapat. Tapi sudah 5 kali berturut-turut sejak acara Prosesi Purna Parasamya Aksara Nugraha Indonesia dihelat pada tahun 2020 lalu.
“Tahun ini saya mendapatkan penghargaan yang ke lima kalinya sejak tahun 2021,” sebutnya.
Bersyukur, lantaran mereka yang berhak mendapat penghargaan melalui seleksi yang sangat ketat.
Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh KPPJB ini adalah acara yg sangat bergengsi karena diikuti oleh penulis se-Indonesia.
Perempuan kelahiran 28 Oktober 1973 ini menyatakan, penghargaan ini semakin memotivasi saya untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik dan bermanfaat khususnya bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu.
“Semoga dengan menulis dapat meningkatkan budaya literasi khususnya murid-murid di sekolah,” harap dia.
Ummi Nur mengungkapkan, setiap tahun ia mempunyai target menulis buku.
Meski ditengah kesibukannya menjadi kepala sekolah serta mengisi acara parenting di berbagai sekolah. Hingga saat ini, sudah belasan buku yang sudah berhasil diterbitkan.
“Semoga karya berikutnya dapat kembali memenuhi tantangan dan dapat menerbitkan kembali buku yang saat ini sedang proses penyelesaiannya. Insya Allah judulnya "Bukan Sekedar Mimpi". Buku ini menceritakan impian seorang gadis kecil yang menjadi kenyataan karena bantuan dari Allah SWT,” pungkas Ummi Nur. (*)
