![]() |
| Daryam SPd MPd (kiri) dan Drs Otong Wahyudin MPd (kanan) saat acara jumpa pisah Kepala SMAN 1 Anjatan, Jumat (7/11/2025) |
PRO INDRAMAYU
BARAT - SMA Negeri 1 Anjatan(Smanja) resmi berganti nahkoda.
Dari Daryam SPd
MPd berpindah ke Drs Otong Wahyudin MPd.
Daryam kini
dipercaya menjadi Kepala SMA Negeri 1 Indramayu.
Sedangkan Otong
Wahyudin sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Haurgeulis.
Pergantian
kepala SMA favorit di wilayah Kabupaten Indramayu Barat (Inbar) ini dilangsungkan
pada acara pisah sambut yang digelar sederhana, Jumat (7/11/2025).
Momentum ini sekaligus
membawa semangat baru, mewujudkan Smanja menjadi sekolah terbaik di Jawa Barat.
“Saya siap
berlari, bekerja keras. Mohon dukungannya dan mari bersama-sama mewujudkan
Smanja menjadi sekolah terbaik tidak hanya di Kabupaten Indramayu, tapi juga di
Jawa Barat bahkan Nasional,” kata Otong Wahyudin.
Dirinya mengaku bangga,
bersyukur bahkan tak menduga.
Setahun lagi
memasuki masa pensiun, justru diamanatkan untuk memimpin sekolah favorit yang
berdiri pada 23 Agustus 1993 itu.
Diapun merasa
tertantang untuk lebih meningkatkan kemajuan Smanja yang telah ditorehkan oleh
para kepala sekolah sebelumnya.
Karenanya, dia
mengajak seluruh stake holder di Smanja untuk mempertahankan teamwork yang
solid.
Sehingga dapat mensukseskan
visi sekolah serta program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yakni mewujudkan generasi muda berkarakter
Gapura Panca Waluya.
Sementara itu, Daryam
memberikan apresiasi kepada para guru, komite sekolah, karyawan, staf serta
siswa atas dukungannya membantu tugas selama 3 tahun 11 bulan memimpin Smanja.
Dirinya pun
menyampaikan permohonan maaf. Apabila selama memimpin Smanja banyak kekurangan
dan kesalahan.
Daryam mengungkapkan,
selama memimpin Smanja merasakan kebahagiaan yang tiada terkira.
Sehingga semangatnya
pun terus terpelihara untuk menjadikan Smanja sebagai sekolah unggulan.
Karena itu tak
mengherankan, sejak menjabat tahun 2021 lalu, banyak prestasi membanggakan yang
berhasil diraih.
Setiap tahun, Smanja
selalu berada diposisi papan atas meloloskan lulusannya menembus Perguruan
Tinggi Negeri (PTN).
Saban tahun pula jumlah lulusan yang diterima PTN semakin banyak. Diantaranya ITB, UGM, UI, hingga Unpad Bandung. Hampir semua PTN favorit di Indonesia sudah dimasuki alumni Smanja.
“Saya yakin, kepala sekolah yang baru bisa bergerak lebih cepat lagi. Smanja akan menjadi sekolah yang lebih maju dan lebih banyak prestasi,” ucapnya. (*)
