TfClTSA0GfroTUC5GUd9TUC8BA==

SAMBUT Kawasan Industri Sukra, SDM Lokal Disiapkan Pelatihan Kerja dan Berwirausaha

 

Pemcam Sukra bersama Disnaker Indramayu menyusun program pelatihan vokasi menyusul rencana Kecamatan Sukra menjadi Kawasan Industri/Ist

PRO INDRAMAYU BARAT, SUKRA - Pemerintah Kecamatan Sukra bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu bergerak cepat melakukan persiapan kebutuhan peningkatan kompetensi masyarakat yang tersebar di delapan desa. 

Langkah ini dilakukan menyusul rencana terbentuknya Kawasan Industri di Kecamatan Sukra.

Upaya ini pula sebagai strategi awal untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal Kecamatan Sukra agar mampu bersaing dan terserap di dunia kerja maupun membuka peluang usaha mandiri.

Peningkatan kompetensi masyarakat dilaksanakan bersama dengan pemerintah Desa melalui pendataan potensi warga serta minat pelatihan dan wirausaha.

Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pelatihan vokasi, sertifikasi, hingga pendampingan kewirausahaan agar masyarakat Sukra tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam geliat ekonomi kawasan industri.

Camat Sukra Sigit Widiyanto atau Bang Joey menegaskan, hadirnya kawasan industri harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Karena itu, kesiapan SDM menjadi prioritas utama bagi warga Kecamatan Sukra. 

"Kami ingin warga Sukra menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai. Jangan sampai kawasan industri berdiri, tapi masyarakat lokal justru tidak terserap. Melalui mapping ini, kami bisa mengetahui kebutuhan pelatihan apa saja yang harus disiapkan, baik untuk bekerja di pabrik maupun untuk berwirausaha," ujar Camat Sukra, Senin (9/2/2026). 

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Disnaker Kabupaten Indramayu Sukirman menyampaikan komitmen Pemkab Indramayu dibawah kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin untuk menindaklanjuti hasil pertemua dengan program konkret yakni pelatihan berbasis masyarakat. 

"Kami siapkan pelatihan berbasis kebutuhan industri, seperti pelatihan teknisi AC, operator, digital marketing, hingga keterampilan usaha kecil. Harapannya, warga Sukra memiliki kompetensi sesuai standar dunia kerja dan mampu menciptakan peluang usaha baru," jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, delapan desa di Kecamatan Sukra diharapkan memiliki tenaga kerja yang terlatih, produktif, dan mandiri.

Pemerintah optimistis, kesiapan kompetensi masyarakat akan menjadi kunci agar kehadiran kawasan industri benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga. (rls)

Komentar0

Simak artikel pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih kanal favoritmu! Akses berita Proinbar.com lewat:

Advertisement


Type above and press Enter to search.

close
close