![]() |
| Pelantikan Pengurus MUI Kecamatan Haurgeulis masa khidmat 2025-2030, Selasa (7/4/2026) |
PRO
INDRAMAYU BARAT, HAURGEULIS – H Bakhrudin MPd, SH resmi menjadi Ketua Umum Majelis
Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan
Haurgeulis Masa Khidmat 2025–2030.
Usai dilantik,
Bakhrudin bersama jajaran pengurus segera menjalankan program kerja.
“Karena itu
Insyaallah dalam waktu dekat kami akan melaksanakan agenda rapat kerja,”
ucapnya saat memberikan sambutan usai acara pelantikan bertempat di Gedung Serba
Guna Djoy Land Haurgeulis, Selasa (7/4/2026).
Rapat kerja ini dinilai penting untuk menyusun program kerja strategis pengurus
baru MUI Kecamatan Haurgeulis untuk lima tahun kedepan.
Pun begitu dia berharap, program kerja yang akan disusun nanti harus
efektif.
Berfokus pada program kerja
yang sederhana, realistis, dan dapat dilaksanakan (terukur) guna menjamin
keberlanjutan organisasi tanpa membebani sumber daya.
“Program kerjanya tidak usah muluk-muluk. Sederhana, realistis dan bisa
dilaksanakan. Tentu setelah melihat kebutuhan dan kondisi grassroot,” katanya.
Bakhrudin menyatakan, pengurus MUI Kecamatan Haurgeulis berkomitmen untuk membangun
sinergitas dengan kemitraan banyak
pihak.
Bersinergi
dengan pemerintah desa maupun kecamatan dalam menjawab tantangan serta
persoalan yang dihadapi umat.
“Kita
berkolaborasi dengan berbagai kalangan, apalagi pemerintah untuk bersama-sama
memecahkan persoalan umat,” tegasnya.
Sementara
itu, Camat Rory Firmansyah SSTP MSi menyampaikan ucapan selamat kepada
jajaran pengurus MUI yang baru
dan ucapan terima kasih kepada para pengurus yang lama.
Ia menegaskan, MUI memiliki peran strategis sebagai wadah musyawarah ulama dan cendekiawan muslim dalam membimbing umat.
Selain itu, ujarnya, MUI diharapkan dapat menjaga ukhuwah
Islamiyah, serta menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah
yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Camat Rory menilai, keberadaan MUI
sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah, memperkuat moderasi beragama,
serta memberikan pencerahan kepada masyarakat di tengah dinamika dan tantangan
zaman.
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni
Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong
Royong). (Kho)
