![]() |
| ist |
PRO INDRAMAYU BARAT, SUKRA – Santri dan penghafal Al-Qur'an
merupakan aset penting bagi pembangunan daerah di masa depan. Karenanya,
keberadaan santri dan penghafal Al-Qur'an harus dijaga, dibimbing, dan dibina
sepanjang waktu.
Demikian dikatakan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat
menghadiri Haflah Khairussanah ke-6 Khotmil Qur’an dan Juz ‘Amma Yayasan
Hidayatul Mubtadiin di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Rabu (24/6/26).
Kehadiran Bupati Indramayu Lucky Hakim di acara tersebut
disambut hangat dan penuh antusias oleh para santri, anak yatim, wali murid,
serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan, pendidikan
keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang
berkualitas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Hal ini sejalan dengan visi
religius dalam Indramayu REANG.
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat sinergi
dengan lembaga pendidikan, pesantren, serta para tokoh agama dalam upaya
meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan akhlak generasi muda Indramayu.
“Selamat kepada anak-anakku yang telah menyelesaikan proses
pembelajaran. Anak-anak yang belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah aset
berharga bagi Indramayu. Ilmu yang dipelajari hari ini akan menjadi bekal yang
sangat bermanfaat untuk masa depan,” katanya.
Di akhir acara, Bupati Indramayu Lucky Hakim berharap,
Yayasan Hidayatul Mubtadiin terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan
yang mampu mencetak generasi Qurani yang berilmu, beriman, serta berakhlakul
karimah. Ia menegaskan, wilayah Indramayu bagian barat, termasuk Kecamatan
Sukra, menjadi salah satu fokus percepatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Aspuri,
menjelaskan, Haflah Khairussanah ke-6 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang
telah berlangsung selama tiga hari, meliputi semaan 30 juz Al-Qur'an,
istighatsah, pawai ta'aruf, hingga khotmil Qur'an. Pada tahun ini, sejumlah
santri berhasil menyelesaikan hafalan 20 juz, 25 juz, hingga 30 juz Al-Qur'an.
Aspuri menambahkan, Yayasan Hidayatul Mubtadiin yang berdiri sejak tahun 2016 saat ini telah menyelenggarakan berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TPQ, MDT, SMP Ibnu Abbas, MA, hingga pondok pesantren.
“Semoga melalui kegiatan ini para santri menjadi anak-anak
yang saleh dan shalehah. Alhamdulillah, sejak berdiri pada tahun 2016, yayasan
terus berkembang dan jumlah santri semakin bertambah. Kehadiran Bapak Bupati
secara langsung tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan
kualitas pendidikan,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian kegiatan ditutup
dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim yang dilakukan oleh Bupati
Lucky Hakim didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu dan Camat Sukra. Dengan
santunan itu, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus semangat bagi
anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-citanya. (rls)
