![]() |
| PLN NP UP Indramayu gelar pelatihan welder profesional, Senin (8/6/2026)/Ist |
PRO INDRAMAYU BARAT, SUKRA - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan
(UP) Indramayu bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu
menyelenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi Welder bagi masyarakat ring
1 perusahaan.
Acara pembukaan dilaksanakan
di gedung PLN Nusantara Power UP Indramayu, Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Senin,
(8/6/2026).
Kegiatan ini sebagai bentuk
komitmen PLN NP UP Indramayu dalam
mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah sekitar
operasional perusahaan.
Selain itu, program ini
merupakan bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) perusahaan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kompetensi
masyarakat.
Sebanyak 20 peserta dari masyarakat ring 1 perusahaan terpilih untuk mengikuti pelatihan yang akan dilaksanakan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Indramayu.
Pelatihan dan
sertifikasi welder ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan
keterampilan teknis masyarakat sehingga memiliki daya saing yang lebih baik
dalam memasuki dunia kerja, khususnya pada sektor industri yang membutuhkan
tenaga kerja terampil dan bersertifikat.
Senior Manager PT PLN
Nusantara Power UP Indramayu, Arfan, menyampaikan bahwa pengembangan kualitas
SDM merupakan salah satu aspek penting dalam program pemberdayaan masyarakat
yang dijalankan perusahaan.
“Kami berharap program
ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta melalui peningkatan kompetensi
dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan bekal pelatihan
dan sertifikasi yang dimiliki, masyarakat akan memiliki peluang yang lebih
besar untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan karier di bidang
pengelasan,” jelasnya.
Program ini diawali
dengan perencanaan kebutuhan pelatihan dan penentuan level kompetensi
pengelasan yang akan diberikan.
Mulai dari Shielded Metal Arc
Welding (SMAW) dan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) pada level 3G.
Dan kurikulum
pelatihan juga telah diselaraskan dengan kebutuhan industri untuk memastikan
kompetensi yang diperoleh peserta sesuai dengan standar dunia kerja.
Selain mendapatkan
pembelajaran teori dan praktik secara intensif, peserta juga akan mengikuti Uji
Kompetensi dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai
bentuk pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki.
"Sertifikasi ini
diharapkan dapat meningkatkan daya saing peserta dalam memasuki pasar kerja
nasional maupun industri strategis lainnya," terangnya.
Dikatakannya pula,
program ini juga menjadi bentuk dukungan PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
terhadap program Pemerintah Kabupaten Indramayu “Indramayu Belajar”, yang
bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia
masyarakat.
Melalui kolaborasi
antara dunia usaha dan pemerintah daerah, diharapkan tercipta tenaga kerja
lokal yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi kebutuhan industri di masa
depan.
"Melalui pelaksanaan program ini, PT PLN Nusantara Power UP Indramayu terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, tidak hanya melalui penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," tegasnya.
![]() |
| Ist |
Sementara itu, Camat Sukra,
Sigit Widiyanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PT
PLN Nusantara Power UP Indramayu dengan Pemkab Indramayu dalam
menghadirkan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat.
Pelatihan welder ini
merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Kecamatan Sukra,
khususnya para pemuda, untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki
dunia kerja.
"Kami
mengapresiasi dukungan PLTU Indramayu yang terus berkontribusi dalam pengembangan
sumber daya manusia di wilayah kami. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan
ini para peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga memiliki
keterampilan yang benar-benar dibutuhkan industri sehingga mampu bekerja secara
profesional dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tandasnya. (rls)

