![]() |
| Daniel Mutaqien Syafiuddin/Ist |
PRO NASIONAL, JAKARTA – Momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini menjadi kado manis bagi Daniel Mutaqien Syafiuddin (DMS).
Tokoh muda
kelahiran Kabupaten Indramayu 30 September 1981 ini dipercaya menjadi
Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Menggantikan Sari Yulianti yang merupakan Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan kini menduduki jabatan baru sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Mas Daniel sapaan akrab DMS merupakan wakil rakyat dari Dapil Jabar VIII (Kabupaten & Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu).
Saat ini Mas
Daniel menjadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Dirinya
mendapat promosi positif dari DPP Partai Golkar untuk menduduki posisi sebagai
Wakil Ketua Komisi III, yang sebelumnya menjadi Anggota Komisi V DPR RI, yang
disahkan usai Sidang Paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
pada Selasa (18/8/2026) di Gedung DPR RI.
Sebagaimana diketahui, Komisi III DPR RI sendiri memiliki mitra strategis dibidang hukum yakni Kejaksaan Agung (Kejagunf), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Saat dikonfirmasi via sambungan seluler, Mas Daniel mengaku terkejut atas amanah baru yang sudah
ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Menurutnya, amanah Sebagai Wakil Ketua Komisi III ini
menjadi tantangan baru bagi Daniel mengingat sebelumnya pada 2 periode ia
berada di Komisi V DPR RI.
"Amanah ini tantangan baru bagi saya dan tentu akan saya jalankan tugas
ini dengan penuh tanggungjawab,"
ucapnya.
Untuk menunjang karir kedepan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Mas Daniel mengaku akan
banyak belajar dari para senior agar dalam mengambil kebijakan bisa dirasakan
langsung oleh masyarakat dan tidak menabrak ketentuan Undang-Undang serta hukum
yang berlaku. (rls)
