![]() |
| Foto bersama usai pelatihan jurnalistik di SMAN 1 Anjatan, Kamis (23/7/2026) |
PRO INDRAMAYU BARAT, ANJATAN – Program Jurnalis Masuk Sekolah menyasar SMA Negeri 1 Anjatan (Smanja).
Program
yang digagas Forum Media dan MKKS SMA-SMK Negeri se-Indramayu ini menjadi
wadah pembentukan pola pikir kritis serta ruang ekspresi bagi para siswa yang
terlibat dalam dunia jurnalistik pelajar.
Di Smanja,
program ini diaplikasikan dengan menggelar pelatihan jurnalistik mengangkat
tema ‘Peran Jurnalisme Siswa’ yang diadakan Kamis (23/7/2026).
Pesertanya
puluhan siswa yang tergabung dalam ekskul jurnalistik Smanja.
Mereka
merupakan peserta didik kelas XI dan XII yang memiliki ketertarikan
dalam dunia kepenulisan serta media.
Sedangkan
nara sumbernya yakni Robi Cahyadi, Pemimpin Redaksi Fokuspantura.com.
Suasana pelatihan
berlangsung seru dan penuh semangat.
Robi
Cahyadi memberikan sejumlah materi. Mulai dari dasar-dasar menulis
berita, mengolah informasi, serta menyajikan fakta dengan bahasa yang jelas dan
bertanggung jawab.
Peserta juga
ditanamkan sikap teliti
dan objektif dalam menilai suatu peristiwa.
Belajar
membedakan fakta dan opini, serta memahami pentingnya etika dalam penyampaian
informasi.
Penyampaian
materi disampaikan secara praktis diselingi sesi tanya jawab.
Tak hanya
itu, Robi pun mengenalkan profesi wartawanan serta seluk beluk dunia kewartawanan
kepada para peserta.
“Adik-adik perlu memahami seperti apa sebenarnya tugas dan peran wartawan sebagai penyampai informasi yang benar dan membangun," ujarnya.
Dirinya merasa bangga dengan keberadaan ekskul jurnalistik di Smanja.
Menurutnya, ekskul jurnalistik in dapat memberikan manfaat besar bagi sekolah. Lewat informasi mengenai potensi, prestasi, inovasi serta kualitas Smanja kepada masyarakat luas.
“Disamping tentunya, lewat ekskul jurnalistik ini dapat mencetak calon-calon wartawan dimasa deepan yang kompeten, berintegritas dan profesional,” harapnya.

Pemred Fokuspantura.com, Robi Cahyadi memberikan materi saat pelatihan jurnalistik di Smanja, Kamis (23/7/2026).
Kepala Smanja, Drs Otong Wahyudin melalui Wakasek Bidang Kesiswaan, Ulfah Ana Fajriyanti SPsi mengapresiasi terselenggarannya kegiatan pelatihan jurnalistik.
“Pasti banyak
manfaatnya, khususnya bagi anak-anak kami untuk meningkatkan literasi
media dan keterampilan jurnalistiknya.
Ditambah lagi anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran langsung dari
wartawan yang memang berpengalaman di lapangan. Kami sangat mendukung kegiatan ini,” ucap Ulfah Ana Fajriyanti disela
kegiatan.
Senada
disampaikan penasihat ekskul jurnalistik Smanja, Deni Maulani.
Dia bilang,
melalui kegiatan ini menjadi langkah baru penguatan budaya literasi, keterampilan komunikasi, dan kemampuan berpikir
kritis di kalangan pelajar.
Deni
Maulani menambakan, ekskul jurnalistik Smanja sudah terbentuk sejak
bertahun-tahun sebelumnya.
Bahkan
menjadi salah satu ekskul yang paling diminati oleh para siswa.
“Untuk
kelas XI dan XII jumlahnya ada 80-an. Nah, dari siswa baru kelas X saja
jumlahnya seratus lebih yang terdata masuk ekskul jurnalistik,” sebutnya.
Keberadaan wadah jurnalistik bagi siswa merupakan bagian dari
upaya sekolah untuk memberikan ruang pengembangan minat dan bakat yang relevan
dengan kebutuhan zaman. (kho)
