![]() |
| Pabrik sepatu di Kecamatan Krangkeng/Foto Ist |
PROINBAR.COM, INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Lucky Hakim bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke PT Sun Bright Lestari (SBL), Kamis (15/5/2024).
Perlu diketahui, PT SBL
merupakan pabrik sepatu di Kecamatan Krangkeng yang tengah dalam
tahap penyelesaian pembangunan.
Pabrik sepatu ini berdiri di atas
lahan seluas 27 hektar dengan kebutuhan tenaga kerja hingga 18.000 orang.
Rekrutmen tahap awal akan dimulai pada bulan Juni 2025.
Pabrik ini juga telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti mesin produksi, klinik kesehatan, alat pemadam kebakaran dengan kapasitas 10.000 kubik air.
Perwakilan PT SBL, Andi Liu menyambut hangat kehadiran rombongan Pemkab
Indramayu.
Dalam paparannya, pihak perusahaan menyatakan, pembangunan pabrik telah mendekati tahap akhir (finishing).
“Kami sangat
mengapresiasi kunjungan dari Bupati Lucky Hakim dan jajaran Pemerintah
Kabupaten Indramayu. Harapan kami, keberadaan PT. SBL akan turut memajukan
perekonomian daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya
di Indramayu,” ujarnya.
PT SBL, sambung dia menyampaikan rasa optimisnya dalam menjalankan
usaha di Indramayu.
Sejak awal pembangunan hingga saat ini pendirian pabrik sepatu di Kecamatan
Krangkeng ini berjalan aman dan lancar.
“Kami memilih Krangkeng karena selain strategis, dukungan dari pemerintah
daerah sangat kuat. Iklim investasinya kondusif dan masyarakatnya sangat
mendukung. Kami percaya, usaha kami bisa tumbuh dengan baik di sini,” terangnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim
menyampaikan optimisme dan dukungannya terhadap keberadaan pabrik ini sebagai
solusi terhadap persoalan pengangguran di Indramayu.
Ia menyebut, keberadaan PT SBL akan menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Kami lihat progres pembangunan pabrik ini cukup pesat. Tentunya akan ada tantangan, seperti kebutuhan air dan tenaga kerja. Namun, dengan komunikasi yang baik, semua bisa teratasi. Kami tegaskan masyarakat lokal akan menjadi prioritas dalam proses rekrutmen,” ungkapnya.
Bupati Lucky juga menyoroti pentingnya kesiapan
infrastruktur, terutama jalur keluar-masuk pabrik, agar tidak mengganggu
kelancaran lalu lintas saat jam pulang kerja.
Ia menegaskan pentingnya pengaturan alur keberangkatan dan kepulangan karyawan, serta mendorong pengelolaan tenaga kerja yang profesional dan transparan.
“Kami tidak ingin ada
praktik penyuapan dalam proses rekrutmen. Meski banyak penduduk di Indramayu,
belum tentu semua memiliki keterampilan yang sesuai. Maka pelatihan dan
kolaborasi dengan Disnaker menjadi sangat penting,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terciptanya ekosistem
investasi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memberikan kemudahan
perizinan, kepastian hukum, serta pendampingan kepada para pelaku usaha yang
ingin berinvestasi di wilayah Indramayu.
Dengan hadirnya industri baru seperti pabrik sepatu ini, diharapkan semakin
banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Indramayu dan turut
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, Sekda Indramayu, Aep Surahman menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan keterlibatan masyarakat lokal sebagai tenant di area kantin maupun ruko yang direncanakan, juga pemilahan sampah sebelum dibuang ke TPA.
Sementara itu, Camat Krangkeng, Suminta menyampaikan komitmennya dalam mendukung penuh operasional pabrik dengan memberdayakan masyarakat lokal serta menjaga kondusifitas wilayah bersama Polsek dan Koramil Krangkeng.
“Kami siap bekerja keras bersama seluruh pihak agar masyarakat kami bisa terakomodasi dalam rekrutmen. Kami akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi agar proses berjalan lancar,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaboratif dari semua pihak,
diharapkan kehadiran PT. Sun Bright Lestari menjadi tonggak baru dalam
pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Indramayu. (JPI/rls)
