![]() |
| Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin/Ist |
PRO REANG, INDRAMAYU – Dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, Bupati Indramayu Lucky Hakim terus menunjukkan komitmennya membangun Bumi
Wiralodra.
Bersama Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin, Pemkab Indramayu senantiasa mendorong percepatan pembangunan daerah melalui berbagai program yang menyentuh
langsung kebutuhan masyarakat.
Ikhtiar ini
dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong (REANG).
Hingga periode
Januari sampai
Juli tahun 2026 ini, sejumlah capaian
kinerja tercatat pada berbagai
sektor.
Mulai dari
bidang kesehatan, pertanian, infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga
Pemerintahan Desa.
Berikut capaian kinerja pemerintahan
Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin per
Januari-Juli 2026.
Di bidang kesehatan, Pemkab Indramayu berkomitmen meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan, pengembangan rumah sakit milik pemerintah daerah dan penguatan Puskesmas.
Sampai dengan Agustus 2026, cakupan
peserta JKN mencapai 99,81%
dengan tingkat keaktifan peserta 78,57% dari 80%.
Termasuk telah mendaftarkan
541.445 jiwa sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja
(PBPU-BP) melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.
Kemudian, dibidang pertanian, dari luas total Lahan Baku Sawah 124.517 hektar, Lahan Pertanian Pangan
Berkelanjutan (LP2B): 92.888 hektar.
Target Produksi Padi
Gabah Kering Giling (GKP) mencari 1,7 juta ton. Peningkatan produksi padi ini melalui emberian bantuan alat-alat pertanian
seperti mesin pompa air, normalisasi saluran, pembangunan irigasi perpompaan,
Jaringan Irigasi Air Tanah, pengaturan gilir-giring air.
Selain padi, produksi Mangga juga
mencapai 114.000 ton/tahun.
Selanjutnya dibidang Infrastruktur, Pemkab
Indramayu telah melaksanakan perbaikan
jalan lingkungan sepanjang 20.298 meter. Jalan Desa sepanjang 31.200 meter dan jalan kabupaten
sepanjang 23.160 meter.
Lalu normalisasi sungai dan
saluran pembuang sepanjang 60.170 meter. Peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan
sepanjang 6.110 meter meter an Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 3.199 titik PJU sampai Desember 2026
Bidang pendidikan juga menjadi
prioritas. Pemkab Indramayu telah melakukan peningkatan sarana/prasarana pendidikan sebanyak 322 sekolah mulai jenjang
TK, SD dan SMP mendapat program revitalisasi, rehabilitasi, maupun pembangunan
Ruang Kelas Baru.
Bantuan meubelair kepada SD sebanyak 2.254 set, dan bantuan meubelair untuk SMP sebanyak 1.856 set.
Pemkab Indramayu juga melakukan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 310 unit, terdiri dari 22 unit dari APBD dan 288 unit BSPS
(APBN).
Untuk bidang industri, Lucky-Sae mempersiapkan pengembangan 6 Kawasan Peruntukan Industri
(KPI).
Meliputi wilayah Kecamatan Sukra, Patrol-Kandanghaur, Losarang,
Balongan-Juntinyuat, Krangkeng, Tukdana seluas 14.110 hektare di luar Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Hal ini demi mendukung kawasan
Rebana dan Metropolitan.
Duet Lucky-Sae juga menaruh perhatian penuh dibidang perikanan. Pemkab Indramayu
memberikan premi asuransi ketenagakerjaan nelayan/perlindungan nelayan kecil di bawah 10 Gross Ton untuk 1.000 nelayan
senilai Rp201 juta dari APBD Kabupaten Indramayu.
Sedangkan dibidang sosial, Pemkab Indramayu mendukung pendirian Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi.
Pada Tahun Ajaran 2026 ini Sekolah
Rakyat tersebut memiliki jumlah
peserta didik 370 siswa.
Sekolah Rakyat berdiri
di lahan kurang lebih 10 hektar, memiliki kapasitas sampai 1.000 siswa
Mendukung program pemerintah pusat, saat ini sudah terbangun 200 unit Koperasi Desa/Kelurahan
Merah Putih dari target 317 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Pada bidang pemerintahan, Pemkab Indramayu berhasil meraih peringkat ke-5
Nasional dan peringkat ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam bidang Evaluasi
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025.
Dalam hal pemberantasan minumah beralkohol, Pemkab Indramayu berkomitmen
untuk menegakkan Perda No. 15/2006
tentang Pelarangan Mihol di Kabupaten Indramayu.
Atas capaian kinerja tersebut, sejumlah elemen warga memberikan apresiasi.
Tokoh masyarakat Inbar, Gunawan menyampaikan, kinerja Lucky-Sae patut
diapresiasi. Sebab, meskipun ditengah keterbatasan atau efesiensi anggaran, pembangunan
daerah terus berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita masyarakat tentu berharap, pembangunan daerah ini terus ditingkatkan.
Merata dan berkeadilan,” harapya.
Harapan senada disampaikan Purnadi, tokoh masyarakat lainnya. Kabupaten
Indramayu, kata dia, membutuhkan pemimpin daerah yang pro rakyat.
Mengerti, memahami dan mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. “Saya
yakin, Lucky-Sae mampu mewujudkan harapan masyarakat sesuai dengan visi
Indramayu REANG,” ujarnya. (adv/kho)
