TfClTSA0GfroTUC5GUd9TUC8BA==

PERCEPATAN Pendataan EMIS Madrasah Diniyah, Pemkab Indramayu dukung target 100%

Ist

PRO KOTA MANGGA, INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung percepatan pendataan Education Management Information System (EMIS) Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan keagamaan dan mewujudkan data yang akurat, sekaligus sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu yang digelar di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu, Rabu (5/8/2026), yang dihadiri unsur Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Pemerintah Kabupaten Indramayu, serta pengurus FKDT.

Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, mengatakan bahwa digitalisasi data melalui EMIS merupakan kebutuhan yang harus segera diwujudkan guna mendukung penyusunan berbagai kebijakan di bidang pendidikan keagamaan.

"Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan. Karena itu, saya mendukung penuh percepatan EMIS sebagai basis data yang dibutuhkan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan. Mari kita jadikan forum ini sebagai evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi agar target 100 persen EMIS dapat tercapai tahun ini," ujarnya.

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Indramayu, Jafar Abdullah, menegaskan bahwa validitas data EMIS menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah daerah.

"Data EMIS yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam menyusun perencanaan, menetapkan program prioritas, hingga mengalokasikan dukungan bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah," katanya.

Karena itu, ujar Jafar, pihaknya mengajak seluruh lembaga untuk bersama-sama menyelesaikan pendataan secara tertib dan tepat waktu.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin, mengapresiasi dedikasi para kepala madrasah, guru, dan operator EMIS yang terus menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan.

Menurutnya, penguatan Madrasah Diniyah Takmiliyah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Indramayu, FKDT, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC FKDT Kabupaten Indramayu, Aspuri, mengatakan penyelesaian EMIS menjadi prioritas utama FKDT karena data yang valid merupakan fondasi dalam penyusunan program maupun penyaluran bantuan kepada madrasah diniyah.

"EMIS harus menjadi gerakan bersama. Semua Madrasah Diniyah Takmiliyah harus masuk ke dalam sistem karena ketika berbicara EMIS, kita sedang berbicara tentang data. Kami menargetkan capaian EMIS semester ini mencapai 100 persen," katanya.

Berdasarkan data Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, dari 1.138 Madrasah Diniyah Takmiliyah yang ada di Kabupaten Indramayu, sebanyak 580 lembaga atau sekitar 51 persen telah menyelesaikan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS. Oleh karena itu, seluruh FKDT tingkat kecamatan didorong untuk mempercepat pendataan terhadap lembaga yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi agar target 100 persen dapat segera tercapai.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Agama dan FKDT menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dalam penyelesaian pendataan EMIS sebagai fondasi peningkatan kualitas tata kelola Madrasah Diniyah Takmiliyah, sehingga berbagai program pembinaan, bantuan, dan pengembangan pendidikan keagamaan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran. (rls)

 

Simak artikel pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih kanal favoritmu! Akses berita Proinbar.com lewat:

Advertisement


Type above and press Enter to search.

close
close