![]() |
| ist |
PRO INDRAMAYU BARAT, KANDANGHAUR — Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan 11 rumah di Desa Eretan Wetan, Blok Prempu 1 RT 01/04. Rumah ini berada di kawasan perumahan nelayan di belakang Koramil 1616 Kandanghaur, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung lokasi dan menemui warga terdampak pada Sabtu (12/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi korban sekaligus memastikan penanganan dan bantuan bagi masyarakat dapat segera direalisasikan.
Dalam pertemuan dengan warga, Bupati Lucky Hakim menyampaikan sejumlah langkah pemulihan, mulai dari pengurusan kembali dokumen penting yang terbakar, pemenuhan kebutuhan sekolah anak-anak, hingga dukungan pembangunan kembali rumah warga.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap 11 kepala keluarga (KK). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski beberapa warga mengalami luka ringan saat berupaya menyelamatkan diri. Pascakebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah menyiapkan posko darurat. Sementara bantuan dari pemerintah dan masyarakat mulai disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Bupati Lucky Hakim menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk mempercepat pengurusan kembali dokumen penting milik warga yang terbakar, seperti KTP, kartu keluarga (KK), ijazah, dan kartu bantuan. Pengurusan tersebut dilakukan secara gratis dengan layanan khusus agar korban tidak perlu mengikuti antrean pelayanan umum.
Untuk mendukung pemulihan tempat tinggal, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengupayakan bantuan material bangunan bagi 11 rumah melalui koordinasi dengan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS. Bantuan akan diprioritaskan untuk kebutuhan dasar, seperti dinding, atap, dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Mungkin kalau dibangun seperti semula enggak cukup, tapi saya usahakan bersama Pak Sekda, tolong sama BAZNAS. Kalau menunggu Rutilahu kan enggak keburu,” ujar Bupati Lucky Hakim.
Bupati Lucky juga meminta agar proses pembangunan kembali rumah warga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat sekitar, sehingga pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
Selain tempat tinggal, kebutuhan pendidikan anak-anak korban turut menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan camat dan pihak sekolah untuk memenuhi kebutuhan seragam serta perlengkapan sekolah yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Bantuan logistik juga terus disalurkan kepada seluruh warga terdampak tanpa pungutan. Selain bantuan pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak turut memberikan dukungan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, serta sembako.
Sementara itu, Ketua RW 01 Blok Prempu Desa Eretan Wetan, Aman, menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati Indramayu dan jajaran pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak kebakaran.
Ia berharap dukungan pemerintah dapat membantu warga membangun kembali rumah mereka dan menjalani kehidupan secara normal. Menurutnya, sebagian besar korban merupakan masyarakat nelayan yang membutuhkan dukungan untuk bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.
“Penghuni atau orang-orang yang kena korban adalah orang-orang kecil, masyarakat nelayan. Jadi mohon kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Bapak Bupati Lucky Hakim bantulah kami warga kami yang kena musibah kebakaran,” ujarnya.
Pemkab Indramayu menargetkan bantuan dan penanganan awal untuk 11 rumah tersebut dapat direalisasikan secepatnya, dengan upaya penyelesaian dalam waktu satu hingga dua minggu atau pada bulan berjalan. (rls)
